Friday, July 29, 2011

The Man Who Changed My Life

Don’t trust too much
Don’t love too much
Don’t hope too much
Because that too much you can hurt so much


Semua berawal dari kelas XI IPA 2. Bukan pertama kalinya sih aku ngeliat dia, cuma emang baru tau di kelas ini. Pertama aku lihat dia di kelas, orangnya biasa aja ah, nothing special hehe. Tampan memang, cuma ya itu aja, gak lebih.

Keesokan harinya, aku baru tau namanya, yaitu Fadlan Bahar. Gak tau kenapa aku suka banget sama namanya hehehe. Dia beda sama-sama cowok-cowok lain di kelas. Kayaknya dia tipe orang yang agak pendiam, dan kayaknya yang lain juga menganggap seperti itu.
Dia juga misterius. Aku mencoba mengenal dia lebih dekat, tapi aku nggak mau terlalu berlebihan. Dia benar-benar beda. Saat jam istirahat, aku jarang banget lihat dia ke kantin (padahal kelas aku ada di sebelah kantin -_-). Dia lebih suka di kelas, kalau nggak belajar, ya baca buku. Dia juga orangnya kritis, aktif dalam berpendapat,dan berpengetahuan luas. Aku ngerasa gugup kalau deket dia, dan ada perasaan yang tiba-tiba sangat sulit untuk digambarkan dengan kata-kata.

Aku terus memikirkan dia, dan mencoba mencari tau, perasaan apa yang sedang berkecamuk dalam hatiku saat ini. Dan akupun segera tau jawabannya. Apalagi kalau bukan perasaan suka? Tapi apa iya cuma sekedar suka? Sepertinya kata itu nggak cukup menggambarkan perasaan ini.

Di balik kemisteriusan dia, ternyata aku baru tau dia orangnya cuek. Dia nggak terlalu dekat sama perempuan. Satu lagi pengetahuanku tentang dia. Dia memiliki pemahaman agama yang kuat. Tapi terkadang aku tersinggung karna kecuekannya dia itu.
Aku bukan tipe perempuan yang terang-terangan menunjukkan perasaanku terhadap seseorang. Paling-paling aku cuma bisa memendamnya. Tapi setelah beberapa bulan duduk di kelas ini, akhirnya aku punya juga teman yang bisa diajak sharing. Yak, siapa lagi kalau bukan Irfan hehe (kalian bisa lihat di posting sebelumnya). Dia sangat mendukung, dia juga suka ngasih saran-saran, dan bahkan dia selalu ada saat aku sedang galau, begitu juga sebaliknya. Nyebelinnya irfan cuma satu. Dia suka ngeledek aku dikelas. Alhasil, anak-anak jadi tau yang sebenarnya -_-

Aku nggak tau apa fadlan menanggapi anak-anak atau enggak. Yang jelas aku ngerasa nggak enak, dan takut dia merasa risih. Sejauh ini sih sikapnya masih biasa-biasa aja. Tapi lama-kelamaan kayaknya dia beneran udah tau perasaan aku yang sebenarnya. Mulai dari sini aku ngerasa ada perubahan sikap dari dia. Kalau lagi dekat ya dekat, tapi sekalinya cuek, parah. Aku ngerasa digantung. Kalu memang dia udah tau perasaan aku kenapa gak mastiin aja, ya kan?

Waktu hari ulang tahunku, aku sangat berharap dia mau ngucapin walaupun cuma lewat sms, karna aku tau dia gak bakal mau ngucapin langsung. Aku terus memandangi handphone, berharap ada sebuah pesan walaupun hanya berisi dua kata yang sangat berarti buatku. Apa dia nggak tau? Tapi irfan bilang kalau dia udah ingetin fadlan berkali-kali. Mungkin aku berharap sesuatu yang berlebihan dan tidak mungkin.

”Sometimes my brain says it’s time to move on, but my heart just doesn’t want to let go.”

Besoknya, aku cerita ke dua sahabatku, irfan dan bella. Akupun nggak kuat menahan air mata. Tapi mereka nggak menganggap aku cengeng, karena mereka tau benar apa yang sedang aku rasakan saat itu. Mereka terus-terusan mensupportku, dan berjanji akan membantuku untuk move on. Begitupun dengan mereka yang juga memang ingin move on.

Lima hari berikutnya, aku terkejut melihat sebuah pesan darinya berisikan ucapan yang aku tunggu-tunggu kemarin. Dia minta maaf karna terlambat ngucapin. Katanya sih lupa, cuma aku nggak peduli. Dia mau ngucapin aja udah suatu keajaiban. Gak usah ditanya gimana perasaan aku. Senangnyaaaaaa bukan main hahaha. Aku yang tadinya udah niat banget mau move on malah gak jadi.

Kira-kira dua minggu sebelum kenaikan kelas, aku memutuskan untuk bilang ke dia tentang perasaan aku yang sebenarnya. Aku udah nggak kuat terus memendam perasaan aku selama kurang lebih 9 bulan ini. Tapi aku bukan mau nembak ya, cuma menyatakan. Aku cuma pengen semuanya jelas dan bikin aku lega juga. Aku memutuskan untuk bilang lewat sms. Dan yang gak aku sangka, ternyata dia nggak kaget dan dia bilang dia emang udah lama tau. Dia bilang kalau dia mau ngejelasin sesuatu, tapi secara langsung di sekolah. Aku lega karna dia nggak marah, sekaligus bingung apa yang mau ia bicarakan.

Keesokan harinya, aku gak berani menatap wajahnya. Aku kira dia lupa kalau dia mau ngomong tapi ternyata gak lama kemudian (kayaknya atas paksaan irfan) akhirnya dia nyamperin aku terus ngajak aku ngobrol berdua. Dia ngejelasin alasan kenapa dia gak bisa. Dia cerita banyak hal, tapi yang paling aku inget kata-katanya dia: “Gue itu ibarat burung yang lagi terbang. Burung itu lelah dan di perjalanan dia menemukan sarang untuk singgah. Tapi entah kenapa burung itu malah terus terbang tanpa sedikitpun tergoda untuk singgah ke sarang tersebut.” Dari situ aku mengerti semuanya dan aku bisa terima. Dia juga bilang, “Kita masih tetep temen kan?” Dan tentu saja aku mengiyakan. Aku bener-bener gak nyangka kalau reaksi dia akan sebaik ini. Sekali lagi aku benar-benar lega semuanya udah jelas.

Setelah pengambilan rapor, kami libur kenaikan kelas. Di sela-sela liburan, kami menyempatkan diri untuk berkumpul bersama anak-anak Falseto (sebutan untuk kelas XI IPA 2). Kami mengadakan acara perpisahan kelas. Disini aku menyadari sikap fadlan yang berubah drastis. Dia benar-benar gak mau negur aku, apalagi ngajak ngobrol. Aku mencoba mengingat-ingat lagi, tapi yang ada di ingatan aku cuma sikap dia yang waktu itu masih baik-baik aja. Aku nggak ngerti kenapa dia jadi gitu. Sepulangnya dari acara itu, air mataku langsung tumpah mengingat sikap dia yang sangat dingin.

Dan sikapnya itu ternyata berlanjut sampai sekarang.

“I don’t know why I still can’t stop falling in love with someone who make me sad and let me down.”

Aku tidak peduli dengan sikapnya yang dingin.
Aku juga tidak peduli jika dia menganggapku tak pernah muncul dalam kehidupannya
Tapi satu yang pasti.
Perasaanku terhadapnya tak pernah berubah hingga detik ini.
Karena dia adalah orang pertama yang berhasil membuatku merasakan sesuatu yang sangat berbeda.
Sesuatu yang sangat sulit untuk dilupakan.
Sesuatu yang merubah hidupku menjadi lebih nyata…

“And sometimes, I wonder what was that thing that made me love you so deeply.”

Tuesday, June 21, 2011

Cinta Yang Agung

Adalah ketika kamu menitikkan air mata
dan masih peduli terhadapnya
Adalah ketika dia tak mempedulikanmu
dan kamu masih menunggunya dengan setia

Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain
dan kamu masih bisa tersenyum sembari berkata
"Aku turut berbahagia untukmu"

Apabila cinta tak berhasil bebaskan dirimu
Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya
dan terbang ke alam bebas lagi
Ingatlah bahwa kamu mungkin menemukan cinta
dan kehilangannya

Tapi ketika cinta itu mati
kamu tidak perlu mati bersamanya
Orang terkuat bukan mereka yang selalu menang
Melainkan mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh

(Kahlil Gibran)

Wednesday, May 11, 2011

Lirik Lagu A Rocket To The Moon - Forever And Always

Once upon a time I believe it was a Tuesday when I caught your eye
We caught onto something, I hold on to the night
You looked me in the eye and told me you loved me
Were you just kidding cause it seems to me
This thing is breaking down we almost never speak
I don't feel welcome anymore, baby what happened please tell me
Cause one second it was perfect and now you'e half way out the door

And I stare at the phone and he still hasn't called
And you feel so low you can�t feel nothin at all
And you flash back to when he said forever and always
Ohh ohhh
And it rains in your bedroom everything is wrong
It rains when you're here and it rains when you're gone
Cause I was there when you said forever and always

Was I out of line did I say something way too honest
That made you run and hide like a scared little boy
I looked into your eyes; thought I knew you for a minute
now I'm not so sure
So here's to everything coming down to nothing
Here's to silence that cuts me to the core
Where is this going, thought I knew for a minute
but I don't anymore

And I stare at the phone and he still hasn't called
And you feel so low you can't feel nothin at all
And you flash back to when he said forever and always
Ohh ohhh
And it rains in your bedroom everything is wrong
It rains when you're here and it rains when you're gone
Cause I was there when you said forever and always

You didn't mean it baby, I don't think so

Oh back up, baby back up, did you forget everything
back up, baby back up, did you forget everything

Cause it rains in your bedroom everything is wrong
It rains when you're here and it rains when you're gone
Cause I was there when you said forever and always
ohhh
I stare at the phone and he still hasn't called
And you feel so low you can't feel nothing at all
And you flash back to when we said forever and always

And it rains in your bedroom everything is wrong
It rains when you're here and it rains when you're gone
Cause I was there when you said forever and always
You didn't mean it baby, you said forever and always

Saturday, May 7, 2011

The Feeling In My Heart and In My Mind

The first time we talked there was something about you
As we talked on the phone you had my full attention
I lingered on your voice hoping you would say those five words
And when you did I was so overwhelmed I missed it

The next day when I got to hang out with you was more than I ever expected
When I looked into your eyes I knew there was nowhere else I wanted to be
Lying in your arms I realized that I might never get the chance to feel this way again
So I decided that if being with you was a risk then I was willing to take it

After I left that night so many thoughts ran through my head
I wondered if you were feeling exactly the same way I was
I wanted to know what it was that was going on inside your head
I was hoping that what I was feeling was more than just butterflies in my stomach

I spent the whole night wondering what would happen next
I realized that nothing was like I ever expected it to be
Even though I had put up a wall to keep all those others on the outside
You found the one little crack and seemed to work your way inside

Once I figured out what was truly going on inside my heart
There were so many things that I wanted to say to you
I wanted to let you know how much you truly meant to me
I wanted to tell you that I wasn’t sure if I could make it without you

But at first I just couldn’t find the words to say exactly how I feel
I was afraid to let you know that you had found a way inside
I was worried that if I let you know how I felt you wouldn’t feel the same way
But I took a risk and let you know how much you truly meant to me

Now that you know how I feel I’m so scared that you’ll just fade away
But no matter what happens I want you to know something
I need you to know that I would never trade you for anything in the world
I would take a thousand painful moments just to spend the rest of my life with you

Saturday, April 30, 2011

Still About Robert Pattinson

Pattinson dilahirkan di London, Inggris pada tanggal 13 Mei 1986. Ibunya yang bernama Clare bekerja untuk sebuah agensi modeling, dan ayahnya, Richard mengimport mobil-mobil antik dari US. Robert Pattinson terlibat dalam sebuah teate amatir yang dikelola oleh Perusahaan Barnes Theatre. Setelah mendapat beberapa pengalaman bekerja di balik pangung, akhirnya dia mendapat giliran untuk berakting. Dia menarik perhatian dari seorang agensi perfilman yang berdiri di bawah naungan Tess D'Urbervilles, sambil mulai mencari akting yang profesional. Semejak itu, Robert tampil di sebuah versi amatiran dari Film Macbeth, sambil mengejar karir di bidang modeling.

Career

Dia telah mendukung perkembangan film televisi yang berjudul Ring of the Nibelungs pada tahun 2004, yang diderectori oleh Mira Nair’s Vanity Fair, walaupun pada akhirnya scene dimana dia berdialog telah dihapus dan hanya muncul pada versi VCD. Pada Bulan Mei 2005, dia diminta untuk muncul di UK untuk melaunchingkan film The Woman Before di Royal Court Theatre, yang segera dipecat tepat sebelum malam pembukaan dan digantikan oleh Tom Riley.

Pada akhir tahun tersebut, dia diminta untuk memainkan peran Cedric Diggory pada film Harry Potter and the Goblet of Fire. Semenjak itulah, dia dijuluki sebagai British Star of Tomorrow oleh Times Online.

Robert Pattinson muncul dalam sebuah iklan perusahaan untuk Hackett's Autumn koleksi tahun 2007. Pattinson memainkan peran Edward Cullen dalam Film Layar Lebar Twilight, yang berdasar pada Novel Bestseller Stephenie Meyer, yang lantas dirilispada tanggal 21 November 2008 di Amerika Utara. Berdasarkan sebuah TV Guide, Pattinson merasa kuatir pada saat audisi untuk peran Edward Cullen, merasa ketakutan bahwa dia tidak akan dapat memunculkan kesan "perfeksionis" yang ada pada diri karakter. Robert Pattinson juga turur berpatisipasi sebagai penulis lirik dan penyanyi dari dua lagu film Twilight, yakni Neber Think dan Let Me Sign.

Dia mendapat peran utama dalam empat film mendatang, yakni Little Ashes, dimana dia memainkan peran sebagai Salvador Dalí, How To Be, A British Comedy, dan film pendek The Summerhouse. Pada Januari 2009, dia akan mulai memfilmkan sebuah proyek yang berjudul Parts Per Billion, yang diutarakannya "one of the most lyrical scripts that I have ever read in my life".

Tahun 2007 lalu, Robert kebagian peran sebagai Cedric Diggory dalam film layar lebar HARRY POTTER AND THE ORDER OF THE PHOENIX. Film inilah yang kemudian mengantarnya menjadi pemeran utama dalam film TWILIGHT yang berkisah tentang seorang vampir yang baik hati.

Pada awal 2010, Pattinson dinobatkan menjadi Pria Berpakaian Terbaik menurut majalah GQ, menggeser pamor beberapa pria lain, seperti Daniel Craig dan David Beckham.

Rupanya bukan hanya tawaran film yang mampir kepada Robert. Kemampuan musikal yang ditunjukkannya pada soundtrack film TWILIGHT menarik beberapa produser untuk membiayai karirnya di bidang vokal. Simon Cowell, produser terkenal, menawarinya proses pembuatan album, yang sayangnya ditolak oleh Pattinson.

Sang vampir remaja dalam TWILIGHT inipun menjadi bintang dalam sebuah komik yang diproduksi oleh Bluewater Comic. Banyak sisi menarik yang tidak banyak diketahui dari Pattinson diangkat dalam komik biografi ini.

Bukan hanya komik biografi yang akan mengabadikan prestasi Robert. Pada Maret 2010, patung lilin bintang tampan ini dipajang di museum Madame Tussauds, London. Patung Robert diletakkan di tempat yang sama dengan aktor kawakan lainnya, Johnny Depp dan George Clooney.

Sunday, April 24, 2011

Biografi Robert Pattinson



Nama Lengkap: Robert Douglas Thomas Pattinson
Nama Panggilan: Rob, RPattz, Spunk Ransom, Patty
Tempat Tanggal Lahir: London, Inggris, 13 Mei 1986
Zodiak: Taurus
Warna rambut: Coklat
Warna mata: Biru kehijauan/ Abu-abu/ Hazel
Tinggi Badan: 6’1 (185 cm)
Alat musik yang dikuasai: Gitar & Piano
Olahraga: Sepakbola, Ski, Seluncur es, Olahraga air
Sekolah akting: Barnes Theatre Club di London
Pertunjukan teater: Macbeth, Anything goes, Our town, dan Tes of the D’Urbevilles


Orangtua: Clare Pattinson (ibu) dan Richard Pattinson (ayah)
Urutan kelahiran: anak bungsu dari 3 bersaudara
Saudara kandung: Victoria Pattinson (kakak pertama, perempuan, beda usia 5 tahun) dan Lizzy Pattinson (kakak kedua, perempuan, beda usia 3 tahun).
Pekerjaan keluarga:
1. Ayah: pengimpor dan penjual mobil antik
2. Ibu: bekerja di industri modelling
3. Kakak (Victoria): kerja di advertising
4. Kakak (Lizzy): penyanyi & penulis lagu (musisi). Memiliki band bernama AURORA, terkenal di Inggris

Binatang Peliharaan: Seekeor anjing bernama Patty
Sekolah: Tower House School, Harrodian School dan Barnes Theatre Club. semuanya di London, Inggris
Pekerjaan Impian: Menjadi Pianis Profesional
Bahasa asing yang dikuasai: Perancis
Nama band waktu remaja: The Bad Girls

Deskripsi diri: “immature” (kekanak-kanakan)
Pekerjaan pertama: Loper koran, waktu berumur 10 tahun
Kebiasaan buruk: Cerewet
Sahabat: Sam Bradly (tinggal di Vancouver Canada, seorang penulis lagu yang bertemu dengan Rob di waktu syuting Twilight)
Fakta mengejutkan: Sahabat Rob (Sam) bilang kalau Rob itu pintar memasak; “Is a great cook. Amazing–he makes really good beans!”
Pengalaman paling memalukan: Waktu umur 12 tahun didandani saudari-saudarinya dengan baju perempuan dan memperkenalkan Rob ke orang-orang sebagai Claudia.

Minuman favorit: Diet Coke
Makanan favorit: Spaghetti
Cereal favorit: Cinnamon Toast Crunch
Restaurant fast food: In-N-Out Burger
Kartun favorit waktu kecil: Sharkey and George, Hammertime
Acara TV favorit: American Idol dan X factor
Film favorit: One Flew Over The Cuckoo’s Nest, Ivan’s, Corky Romano, Prenom Carmen, The Exorcist, The Runaway (Kristen new Film 2009)
Film favorit waktu kecil: Pippi Longstocking
Musik favorit: Blues, Rap
Selebritis yang disukai: Kristen Stewart
Penyanyi favorit: Van Morrison, Kings of Leon, Laura Marling, Jhon Lee Hooker, Elmore James, Jeff Buckley, Eminem
Kegiatan di waktu rehat: Tidur, baca buku
Warna favorit: Abu-abu
Kostum Haloowen favorit: Spider Man
Web site favorit: You tube
Aktor favorit: Jack Nicholson
Buku Favorite:
1. Baudelaire: Poem’s (everyman’s library pocket poets) By: Charles baudelaire
2. Complete Poem’s: Charles Baudelaire by Charles Baudelair
3. Doomed Love by Virgil
4. Money by Martin Amis
5. Where Angel’s Fear by E.M Forster
6. Maurice by E.M Forster
7. A Room with A View by E.M Forster
8. 2666: A Novel
9. Tom Waits Anthology by Tom Wait
10. Ticket to Ride by Dennis Potter
11. The Ballad of The Sadest Cafe

FILMOGRAFI

*2004 Vanity Fair
*2004 Ring of the Nibelungs
*2005 Harry Potter and the Goblet of Fire
*2006 The Haunted Airman
*2007 The Bad Mother's Handbook
*2007 Harry Potter and the Order of the Phoenix
*2008 How To Be
*2008 Twilight
*2009 Litttle Ashes
*2009 The Twilight Saga: New Moon
*2010 Remember Me
*2010 The Twilight Saga: Eclipse
*2011 Water for Elephants
*2011 The Twilight Saga: Breaking Dawn Part 1
*2011 Unbound Captives
*2012 Bel Ami
*2012 Cosmopolis
*2012 The Twilight Saga: Breaking Dawn Part 2

PENGHARGAAN

* Strasbourg Film Festival Award untuk Best Actor
* Hollywood Film Award untuk New Hollywood
* MTV Movie Award untuk Breakthrough Performance Male
* MTV Movie Award untuk Best Kiss (dengan Kristen Stewart)
* MTV Movie Award untuk Best Fight (dengan Cam Gigandet)
* People's Choice Award untuk Favourite On-Screen-Team (dengan: Taylor Lautner and Kristen Stewart)
* Scream Award untuk Best Fantasy Actor
* Teen Choice Award untuk Choice Hottie
* Teen Choice Award untuk Choice Movie Actor Drama
* Teen Choice Award untuk Movie Liplock (dengan Kristen Stewart)
* Teen Choice Award untuk Choice Movie Rumble (dengan Cam Gigandet)
* Dinominasikan - Empire Award untuk Best Newcomer
* Dinominasikan - People's Choice Award untuk Favourite Movie Actor
Nominated - Scream Award untuk Best Ensemble Cast

Monday, January 11, 2010

TEKNIK BERLATIH PADUAN SUARA

Dalam dunia tarik suara kita mengenal jenis-jenis kelompok vokal seperti Duet, Trio, Kwartet, Ansambel, Paduan Suara dll.
Pembinaan Paduan Suara pada umumnya bersifat temporer, artinya hanya dibentuk jika ada event yang membutuhkan dan menyewa pelatih dari luar dengan biaya yang relatif mahal. Padahal bila kita memahami trik/teknik latihan Paduan Suara sebenarnya tidak terlalu sulit dan bisa kita kerjakan sendiri. Yang penting kita bisa membuat program latihan yang baik, tentunya dengan sarana/tempat latihan yang representatif.

KLASIFIKASI PADUAN SUARA
Paduan Suara diklasifikasikan menjadi 3 (tiga) level, yaitu:
Level – 1 (Penguasaan Materi)
Kriteria : Anggota Paduan Suara mampu menyanyikan lagu/materi sesuai dengan notasi yang tertulis pada partitur.
Tips :
- Nyanyikan panjang pendek not sesuai nilai not pada partitur.
- Nyanyikan tinggi rendah nada sesuai dengan interval nada yang tertulis di partitur.
- Tekankan anggota untuk menghafal syairnya.

Level – 2 (Interprestasi)
Kriteria : Anggota Paduan Suara mampu menyanyikan lagu/materi sesuai dengan interprestasi lagu yang diinginkan oleh komponis maupun aranger lagu tersebut.
Tips :
- Latih keras/lembut suara sesuai dengan tanda dinamik pada partitur. Kalau tidak tercantum pada partitur, dinamik disesuaikan dengan makna syair atau karakter alur melody.
- Latih Artikulasi (pengucapan) syair agar terdengar jelas. Misalnya pengucapan konsonan “r”, “s”, “ng”, serta vokal a, i, u, e, o, sehingga terdengar perbedaannya.
- Perhatikan Intonasi (penekanan) suku kata yang sesuai dengan Birama lagu.
- Perhatikan Frasering (pengkalimatan) agar sesuai dengan kalimat yang benar. Ini dapat dicapai jika dilaksanakan dengan teknik pernafasan yang baik.
- Lakukan pemanasan (vokalisi) yang cukup sebelum pelaksanaan latihan dimulai agar diperoleh Timbre (warna suara) yang menyatu, sehingga tidak ada suara yang menonjol sendiri.

Level – 3 (Ekspresi)
Kriteria : Setelah melalui tahap level 1 dan 2, anggota Paduan Suara mampu menyanyikan lagu/materi dengan penghayatan dan dikeluarkan melalui ekspresi.
Tips :
- Latih cara menyanyikan lagu sesuai dengan karakter lagu, misalnya: Lagu/aransemen yang riang dinyanyikan dengan lincah dan riang. – Perhatikan pada aransemen yang terdapat tanda perubahan tempo, misalnya : Accelerando, rittardando, A- tempo dll., agar dinyanyikan dengan tepat sehingga mendukung ekspresi.
- Tidak semua anggota dapat bernyanyi dengan ekspresi. Tempatkan anggota pada posisi central dan banjar terluar (samping kiri/kanan), karena posisi ini mempengaruhi penampilan secara keseluruhan.

Pembagian Kelompok Suara
Paduan suara umumnya terdiri dari 4 kelompok suara yaitu Sopran, Alto, Tenor dan Bass. Beberapa arransemen ada pula yang membagi Sopran, Meso, Alto, Tenor, Bariton dan Bass. Untuk mendapatkan balance yang baik, perlu pembagian yang tepat untuk masing-masing kelompok. Tips:
- Kelompokan anggota berdasarkan Range/ambitus suara, jangan paksakan penyanyi Alto bernyanyi dikelompok sopran dengan alasan karena kekurangan anggota sopran, demikian juga kelompok yang lainnya.
- Komposisi SATB (sopran, alto, tenor, bass) yang Ideal adalah 3:2:2:3., namun demikian pedoman di atas dapat berubah dengan pertimbangan potensi Power penyanyi yang ada.

Program Latihan
Ada peribahasa “Seberangilah sungai dari tempat yang dangkal” artinya mulailah segala sesuatu dari yang mudah dahulu. Artinya dalam membuat program latihan harus bertahap dari yang mudah dahulu.
Tips :
- Selesaikanlah dahulu level-1 baru kemudian mulai level-2, dst. Contoh : jangan mengajarkan materi level-2 kalau anggota belum semuanya lulus level-1, karena akan sia-sia akibat terpecahnya konsentrasi.
- Kelompok paduan suara ibarat rangkaian gerbong kereta api. Jika salah satu gerbong tersendat maka gerbong yang lain kecepatanya terpaksa ikut melambat, menyesuaikan kecepatan gerbong yang tersendat tadi. Perbaiki gerbong (baca : kelompok suara) yang lemah dahulu, baru kelompok gerbong lainnya.
- Awali latihan dengan vokalisi terlebih dahulu, sesuai dengan karakter lagu yang akan dinyanyikan. Jika lagu banyak menggunakan stacato, perbanyak vokalisi stacato, jika lagu banyak nada panjang, perbanyak vokalisi nada panjang.
- Tekankan anggota untuk membaca not, jangan menghafal not, karena kemampuan membaca sangat diperlukan dalam PS. Setelah anggota dapat menyanyikan notasi dengan benar tekankan untuk menghafal syair.

Dirigen
Dirigen dalam Paduan Suara sangat berpengaruh terhadap keberhasilan penampilan Paduan Suara. Idealnya Dirigen Paduan Suara merangkap pelatih sejak awal program latihan dilaksanakan, agar secara emosional akan terjalin komunikasi. Namun karena keterbatasan personel di TNI AL yang bisa memimpin Paduan Suara, seringkali Dirigen ditunjuk berdasarkan senioritas, atau dari sukarelawan yang memberanikan diri karena tidak ada yang mau menjadi dirigen. Sebaiknya hal ini dihindari.
Tips:
- Pilihlah Dirigen yang mempunyai wawasan PS lebih daripada anggota Paduan Suara lainnya, jangan berdasarkan senioritas saja.
- Fungsi Dirigen memadukan Suara dari anggotanya sehingga menjadi satu komposisi yang padu dan harmonis. Untuk itu Dirigen harus menguasai materi dengan baik dan benar, sebelum ia memadukan (memimpin) kelompok Paduan Suaranya.
- Dirigen jangan memulai aba-aba jika belum seluruh mata anggota memperhatikan Dirigen, karena kontak mata sangat penting untuk menjalin komunikasi antara Dirigen dan anggota Paduan Suara.
Demikianlah secara singkat Tips berlatih Paduan Suara, semoga dapat bermanfaat.
“Keberhasilan adalah buah dari latihan, namun tanpa disiplin, latihan tidak menghasilkan apa-apa”.

Selamat berlatih ...©
Sumber : Kapten Laut (KH) Albert AFR, S
MAJALAH CAKRAWALA TNI – AL